Cairan Pembersih yang Harus Anda Punya di Rumah

Rumah yang bersih akan membuat orang-orang yang tinggal di dalamnya merasanya nyaman, karena terbebas dari kuman dan debu. Oleh karena itu, membersihkan rumah dengan baik dan benar wajib dilakukan oleh Anda setiap harinya. Selain menggunakan beragam alat kebersihan, sesekali Anda juga membutuhkan cairan pembersih untuk membersihkan berbagai kotoran yang menempel di sekitar rumah Anda. Kira-kira, cairan apa saja yang perlu Anda punya di rumah? Yuk, simak informasinya di sini.

Cairan Pembersih Lantai

Ubin keramik sangat diminati untuk melapisi lantai dan dinding rumah karena penampilan dan kemudahan perawatannya. Mengepel lantai keramik cenderung lebih mudah daripada mengepel lantai dari material lain. Bahan keramik lebih licin sehingga mempercepat gerakan alat pel. Untuk memaksimalkan mengepel Anda, maka Anda memerlukan cairan pembersih lantai sebagai tambahan. Anda bisa dengan mudah menemukan cairan ini, mulai dari karbol hingga pembersih dengan wangi-wangi segar dari berbagai merek. Selain membebaskan lantai Anda dari kuman, aroma dari cairan ini akan membuat rumah Anda wangi setelah dibersihkan.

Cairan Pembersih Toilet

Kesibukan sehari-hari tidak semestinya menjadi alasan untuk mengabaikan kebersihan toilet, terutama dengan mengetahui fakta bahwa bakteri dan kuman merupakan penyebab WC bau dan bisa berdampak buruk pada kesehatan penghuni rumah. Oleh karenanya, jangan pernah lupa membersihkan toilet setiap minggunya. Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih toilet agar bersihnya maksimal. Cairan tersebut bisa berupa karbol, pembersih noda dan kerak pada toilet, atau cairan antiseptik.

Cairan Pembersih Stainless Steel

Stainless Steel ternyata bukan hanya menjadi bahan baku panci atau perlatan dapur, ternyata juga bisa menjadi perabotan rumah tangga seperti wastafel, tempat cuci piring, hingga yang lainnya. Meski pun digadang-gadang menjadi benda yang anti karat, faktanya Anda juga tetap harus rajin membersihkannya secara rutih. Gunanya ialah untuk tetap menjaga kilaunya dan juga menghindari bercak noda-noda bekas air atau goresan di permukaannya. Cara membersihkannya pun cukup mudah, sekarang sudah banyak tersedia cairan pembesih khusus stainless yang bisa dengan mudah Anda temukan di pasaran. Gosokan cairan tersebut ke permukaan benda yang mau Anda bersihkan, lalu dalam sekejap akan bersih dan berkilau.

5 Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah

Aktivitas membersihkan rumah sudah masuk ke dalam kegiatan sehari-hari yang biasanya dilakukan oleh para ibu rumah tangga. Terkadang, beberapa ibu di hari libur akan membersihkan rumah lebih sedikit serius dan mengajak anggota keluarga lainnya. Tentu saja, aktivitas ini tidak bisa dilakukan dengan tangan kosong, Anda pasti membutuhkan berbagai macam alat kebersihan. Oleh sebab itu, pastikan Anda memiliki alat-alat kebersihan di bawah ini.

Sikat

Sikat adalah alat kebersihan yang wajib Anda miliki di rumah. Varian dari benda ini pun bermacam-macam, mulai dari yang tidak bertangkai, bertangkai pendek, hingga dengan tangkai yang panjang. Fungsinya pun beragam, seperti untuk sikat WC, sikat lantai, hingga sikat baju. Sikat bertangkai panjang cocok untuk menyikat lantai dan tidak membuat pegal namun sulit menjangkau bagian sudut. Sebaiknya miliki semua jenis sikat agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Lap

Alat kebersihan yang satu ini bisa berguna untuk membersihkan apa saja, seperti meja, kursi, alat elektronik, pajangan, hingga sudut-sudut yang tidak terjangkau dengan alat-alat lainnya. Jenis dari lap pun bermacam-macam, mulai dari kain katun hingga yang memiliki serat microfiber. Untuk lap sederhana di dapur, Anda bisa memilih lap dari kain katun yang tidak mudah sobek. Sementara, untuk membersihkan sesuatu atau mengelap cairan, ada baiknya bila Anda menggunakan microfiber yang mudah menyerap air dan kotoran.

Sapu Ijuk dan Pengki

Sapu ijuk memang menjadi alat kebersihan nomor satu yang menjadi idaman para ibu rumah tangga di Indonesia. Bisa dibilang, sapu ini menjadi alat utama yang wajib dimiliki. Pasalnya, alat ini menjadi alat membersihkan lantai yang paling populer dan mudah. Tetapi, jangan lupakan juga pengki sebagai alat pengeruk debu dan sampah yang telah disapu sebelumnya. Anda pun akan sangat mudah menemukan kedua benda ini, mulai dari pasar tradisional hingga supermarket.

Kemoceng

Di Indonesia, kemoceng biasanya terbuat dari bulu ayam atau bulu-bulu sintetis lainnya. Alat kebersihan ini biasanya digunakan untuk membersihkan debu dan saran laba-laba yang terdapat di meja, atas lemari, hingga langit-langit rumah. Bila Anda ingin membersihkan debu yang cepat, sebaiknya Anda memilih alat ini dibandingkan lap biasa.

Yuk, Mengelola Sampah Rumahan Dengan Tips Ini!

Sampah dapat menjadi masalah besar jika Anda tidak tahu bagaimana cara mengolahnya dengan baik. Jika ada sampah yang berserakan dan menumpuk di rumah Anda maka dapat memicu munculnya  sarang penyakit dan bakteri jahat. Tentu saja, Anda tidak ingin jika keluarga Anda terancam akan bakteri dan kuman akibat sampah tersebut, kan? Oleh karenanya, Anda harus bisa mengelola sampah rumahan dengan baik dan benar. Tentu, tujuannya agar tidak menimbulkan berbagai penyakit yang disebabkan oleh sampah menumpuk. Berikut beberapa cara menjaga kebersihan lingkungan dengan cara mengelola sampah dengan benar.

Letakkan Kantong Plastik di Tempat Sampah

Cara pertama yang harus Anda lakukan untuk mengelola sampah rumahan ialah dengan melapisi atau meletakkan kantong sampah pada tempat sampah Anda di rumah. Gunanya ialah agar sampah tidak berantakan dan tercecer ke wadah tempat pembuangan sampah. Selain menjaganya agar tetap bersih, dengan adanya plastik Anda akan dengan mudah memberikan sampah tersebut ke petugas sampah saat mereka datang untuk menjemput sampah-sampah Anda. Dengan begitu juga, Anda mempermudah petugas sampah mengangkut sampah-sampah Anda, lho. Setali tiga uang, bukan?

Bedakan Sampah

Membedakan sampah sangat diperlukan ketika Anda akan mengelola sampah rumahan. Pisahkan sampah organik dan anorganik dengan cara membedakan tempat pembuangannya. Jadi, ketika sudah terkumpul akan lebih mudah memilahnya. Sampah organik bisa Anda manfaatkan kembali menjadi pupuk kompos atau bahan baku pembuatan lubang biopori. Sementara, sampah anorganik yang biasanya didominasi oleh plastik, kaleng, dan yang lainnya, bisa Anda berikan kepada para pengerajin daur ulang, atau menjualnya kepada pengumpul sampah daur ulang.

Jangan Biarkan Sampah Menggunung

Satu hal yang harus Anda tahu dan wajib Anda hindari, yaitu jangan pernah membiarkan sampah Anda menumpuk. Sampah yang menumpuk akan mengundang lalat hijau penyebar penyakit untuk berkembang di sekitar rumah Anda. Tentu saja itu sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, kumpulan sampah ini akan menimbulkan bau tak sedap yang akan membuat Anda mual karena aromanya. Makanya, rutinkan jadwal Anda mengelola sampah rumahan dengan benar untuk menghindari situasi ini.