Batik Tulis Sebagai Warisan Budaya

Batik merupakan warisan budaya nusantara yang harus dijaga keberadaannya. Batik sendiri sudah diakui miliki Indonesia oleh Unsco sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity. Batik tulis merupakan seni asli bangsa Indonesia yang mempunyai nilai seni tinggi. Zaman dahulu membuat batik adalah pekerjaan yang penting bagi kaum wanita. Kenapa wanita? karena wanita lebih teliti dan lihai dalam hal hal kecil. Wanita zaman dulu juga sering menggunakan kain batik untuk dijadikan pakaian. Walau pun sudah ada batik modern yang menggunakan teknik pencetakan modern akan tetapi batik tulis dinilai lebih mahal dan bernilai. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang batik. Cek di bawah ini!

Bagian Dari Budaya Indonesia

Kata batik asalnya dari kata “amba” dan “titik” yang kemudian berkembang menjad “batik”. Batik yaitu seni pewarnaan kain dengan pewarnaan menggunakan malam (lilin) merupakan sebuah seni kuno. Tradisi batik adalah tradisi yang turun temurun, sehingga biasanya corak batik tertentu bisa dikenali berasal dari keluarga mana. Ada beberapa motif batik khusus yang menunjukan status seseorang seperti yang digunakan oleh keluarga keraton Yogyakarta. Pertama kali batik mendunia diperkenalkan oleh Presiden Soeharto yang menggunakan batik dalam konferensi PBB.

Corak Batik Tulis

Sebagai warisan, batik tulis mempunyai banyak corak dari berbagai daerah di Nusantara. Masing-masing batik memilik corak kekhasan masing-masing yang membuatnya unik. Seperti motif Jagad yang berasal dari Yogyakarta. Motif ini memiliki arti sekar jagad yang berarti keindahan atau kecantikan yang membuat orang-orang menjadi terpesona. Ada juga motif batik keraton, dulu motif yang satu ini bisa dibilang sangat ekslusif. Hanya keluaraga keraton saja yang boleh memakai corak batik tetapi beberapa waktu lalu peraturan itu  Sehingga banyak kalangan umum yang bisa menggunakannya.

Keunikan Batik Tulis

Untuk membuat sebuah batik dibutuhkan kesabaran yang tinggi. Berbeda dengan batik modern yang tinggal siap printing, batik tulis dibuat secara manual. Butuh ketelitian dan jiwa seni tinggi untuk melukis sebuah batik. Tidak hanya soal itu, ketika membuat motif sebuah batik harus diperhatikan soal tata letaknya. Jika di cap atau printing bisa dengan mudah menentukan posisi agar rapi tetapi berbeda dengan pembuatan batik manual yang harus memperhatikan berbagai komponen yang ada pada kain agar letaknya rapih sesuai yang diharapkan.