Fakta Kain Batik yang Wajib Diketahui

Sebagai warisan budaya leluhur, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk menjaganya. Batik adalah warisan yang harus dijaga dan tetap dipertahankan keberadaannya. Ada banyak cara untuk tetap bisa melestarikan kain batik. Diantaranya dengan memakai batik untuk acara-acara kasual ataupun formal. Dengan berbagai macam motif dan corak batik yang ditawarkan saat ini, batik semakin meningkat keberadaannya. Terutama batik modern yang sedang marak walau tak menyudutkan batik tradisional yang dianggap sebagai seni kerajinan tangan yang bernilai tinggi. Ada beberapa fakta batik yang wajib diketahui. Yuk, cek di bawah berikut!

Asal Muasal Kata Batik

Berasal dari kata “amba” dan “tititk”, batik merupakan gabungan dari kedua kata tersebut. “amba” berati menulis dan “titik” berarti titik. Jadi, kalau kedua kata tersebut digabungkan akan bermakna menulis titik-titik dengan cantik diatas sebuah kain. Jadilah kata itu berasal. karena asal kata itu pula motif kain batik sangat beragam dan sangat cantik coraknya.

Cara Pembuatan Batik

Dahulu batik dibuat dengan poses yang cukup rumit.Yaitu dengan melukis/menggambar motifnya secara manual di atas kain mori. Kain batik zaman dahulu kebanyakan dibuat oleh para wanita dan membuat batik adalah pekerjaan yang eksklusif bagi wanita zaman itu. Dengan menggunakan canting, lilin, dan kompor sebagai pemanas lili, para wanita zaman itu sangat telaten dalam membuat batik dengan motif dan corak yang indah. Namun, seiring dengan perkembangan zaman. Proses pembuatan batik menjadi lebih mudah dengan mengunakan teknik printing yang lebih cepat. Banyak dari produsen batik yang menggununakan teknik ini untuk menahan modal yang besar.

Menjadi Penyumbang Devisa Dengan Jumlah Besar

Ketenaran kain batik memang sudah mendunia. Dari mulai Nelson Mandela, Kate Middleton, dan para selebritis Hollywood banyak sekali yang memakainya. Ada banyak designer terkenal yang memakai kain batik sebagai bahan rancangannya. Karena ketenaran batik, batik banyak diekspor ke luar negeri. Amerika menjadi negara dengan pengimpor batik dari Indonesia. Disusul Jerman, Jepang, dan Korea Selatan. Pada tahun 2015 lalu batik menghasilkan sekitar Rp 2,1 triliun untuk negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *